Matahari sudah mulai naik ke atas, suhu sekitar juga sudah mulai hangat meski tetap saja angin kering dan debu lautan pasir bromo semriwing menusuk ke badan, perut krucuk krucuk, pagi itu perbekalan kita benar-benar nihil alias nol besar. Sudah letih berjalan, belum diisi nasi dari kemarin malem. Sempurna penderitaan kami pagi itu.
Pos kita pagi ini adalah sekitaran Pura Luhur Poten di kaki gunung Bromo, tepat di lautan pasir itu di bangun tenda-tenda untuk perjamuan para petinggi AU dan komendan Paskhas, serta di kelilingi oleh para prajuritnya termasuk kita para pesert trekking.
Aktifitas pagi ini adalah istirahat, makan pagi dan menyaksikan kebolehan anggota TNI AU beratraksi terjun payung dan paragliding sebelum nanti jam 10 akan ada apel bersama mendengarkan kata sambutan dari pemimpin tertinggi AU, kemudian dilanjutkan dgn meneruskan perjalanan ke pos berikutnya.
Melewati lautan pasir kemudian memutari gunung bromo bertemu di sisi tenggara gunung bromo. Disana terdapat jalan yang biasa dipakai oleh para wisatawan yang menggunakan jeep dari arah tumpang malang dan sekitarnya untuk masuk ke komplek taman wisata Bromo.
Dalam perjalanan melewati lautan pasir, kita sempat berfoto inih salah duanya.
mas toton dan sahabat radio nya didepan, sedang kita mengabadikan full team SMU 5 disini. Dari kiri ke kanan Ahmad Bashori, Bagus Kundaryanto Alm, Arif Hidayatullah, Sarwa Nugraha, Muh Faisal Talib.
kira-kira perjalanan melewati lautan pasir ini berlangsung sekitar 3 jam an, dari jam 11:00 sampai sekitar jam 2 siang. disaat panas matahari benar-benar tepat diatas ubun-ubun kita.


nb : mohon maaf, sebagian foto diambil dari berbagai sumber di internet.
posko terakhir menurut panitia adalah menanjaki bukit yang terlihat dibawah ini. entah saya tidak terlalu faham apa nama daerah atau nama tempat sekitar sini. mungkin lain waktu klo saya di takdir melewati tebing ini lagi insallah saya akan update tulisan saya ini.
terlihat memang ada semacam gazebo atau bangunan seperti pos satpam. tak berpenghuni yang berfungsi sebagai tempat berteduh ditengah lautan pasir dan sabana itu.
sebelum penanjakan terakhir ini dimulai kita semua peserta diberi arahan dan sedikit tantangan oleh salah seorang komendan Paskhas, beliau sudah cukup sepuh, usianya seingat saya sekitar 50-an tahun begitu tutur dia. Dia meyakinkan peserta trekking ini bahwa dia bisa menanjak tebing didepan itu hanya dlm waktu 15-20 menit. masa yang muda-muda kalah. plus satu lagi pembagian hadiah jaket / jamper adalah diatas tebing itu. hihihihi sudah capek luar biasa 1 hari 1 malam kemarin seperti hilang begitu saja ketika mendengar hadiah tersedia bagi peserta tercepat yang sampai di puncak.
Dan Akhirnya Start dimulai, peserta berlomba menaiki tebing. peserta umum, pelajar dan prajurit juga berebut menuju puncak, buat para prajurit akan hadiah tersendiri jika mereka mampu sampai puncak. yang tercepat dia lah yang dapat. hahah dan saya salah satu yang beruntung bisa menyelesaikan semua rintangan ini plus mendapatkan hadiah berupa jaket / jamper. ditengah penanjakan itu banyak terlihat para prajurit yang muntah-muntah karena saat istirahat siang mereka memilih untuk makan siang sedangkan kami memang sengaja membiarkan perut kosong biar tidak keram saat naik. Dan itu berhasil,, hihihihi
Sejatinya, #eh seharusnya dari titik penanjakan terakhir itu kita para peserta trekking akan di jemput oleh kendaraan berat TNI AU tetapi karena susahnya medan, maka pos penjemputan diturunkan ke daerah gubuk klakah. Dan itu massaallah jauhnya bisa 14-20 KM an lagi dibawah.
Sambil ngedumel dan ngomel-ngomel kecapekan saya bareng sarwa teman saya jalan pelan pelan turun menyusuri perbukitan ke Dusun Gubuk Klakah, disepanjang perjalanan pemandangan ini yang kami lihat.
malam saat pertama kita jalan di pos pertama kemarin kita dihadapkan pada medan yang selalu menanjak dan sesekali jalan datar. sekarang pulangnya jalan yang menurun. terus menerus
saat menanjak kemarin kita ngedumel, kapan ini turunannya, eh malah pas turun kita nedumel kapan pula neh jalan tanjakannya.
dikanan dan kiri jalan yang kita lalui bersap-sap perkebunan sayur dan apel dengan pola terasering bisa dinikmati sebenarnya. halah tapi hati saya sudah terlalu dongkol dan benci sekali, mana ini truck nya kok ga keliatan,, jauh nyaaa
buah-buahan paling populer seantero malang raya sudah pasti apel. apel manalagi bentuknya kecil warnanya hijau daun dan rasanya manis renyah. komoditas lokal yang bikin rindu & masyarakatnya sangat bersahabat.
dan berakhirlah sudah petualangan ku selama 2 hari satu malam bersama rombongan paskhas dan teman-teman BDI SMULA, dalam acara bromo trekking 2002. rasanya pengen cepat pulang mandi air hangat dan tepar,, hihi
kejadian konyol “menurut saya” senin pagi itu kita sudah beraktifitas seperti biasa disekolah, saat bel istirahat aq berjalan menuju kantin berpapasan dengan seorang kakek-kakek yang berjalan dengan sangat hati-hati tertunduk-tunduk memegangi boyoknya (punggung dlm bhs indo). sepertinya kenal aku dgn orang ini, ndelalah Arif temen ku. badannya remuk, hampir2 ga bisa jalan kecapekan katanya.. xixixixi luar binasa
nb : beberapa foto untuk dikenang, 7 januari 2003, serah terima jabatan dan pengangkatan ketua BDI baru
persahabatan sejati tak pernah mati, tak lekang dimakan usai,, i do love you guys, karena allah aq cinta kalian















